Mereka meniru
Tahukah anda, bahwa anak-anak memiliki naluri ‘meniru’? Hal itu dikarenakan mereka belum memiliki pengalaman serta daya analisa yang memadai. Penting diketahui bahwa orang tua serta lingkungan merupakan obyek utama mereka.
Hal pertama yang ditiru oleh bayi adalah ekspresi, hal itu dikarenakan kemampuan berbicara dan bergerak yang belum optimal. Baik itu ekspresi tersenyum, marah, sedih, gelisah, tertawa dan menangis akan mudah dirasakan dan cepat untuk ditirunya.
Seiring bertambahnya usia, sang anak mulai meniru gerak-gerik orang tua yang lain, diantaranya cara bicara, berjalan, makan, berpakaian dan lain-lain. Bahkan saat memasuki usia remaja, mereka mulai merekam dan meniru pola pikir serta pola hidup orang tua juga lingkungan.
Bagi para orang tua ataupun calon orang tua, hal ini tentunya menjadi perhatian penting. Apa yang kita lakukan, akan berpengaruh besar bagi mereka. Hal itu bisa dimulai dengan memberi mereka ekspresi penuh kasih sayang, hal-hal positif dengan kata-kata yang santun. Agar kelak mereka tumbuh menjadi pribadi yang siap menyongsong masa depan dengan penuh energi postif dan jiwa yang sehat. Baca juga Tubuh sehat adalah impian semua orang.